MANFAAT ULAT HONGKONG

MANFAAT ULAT HONGKONG

1. Sebagai Makanan Burung
Hal ini terhitung bisa menghindari kebosanan yang dialami oleh burung kecuali hanya memakan makanan yang tidak variatif. Ulat hongkong bisa dijadikan makanan selingan sebagai pengganti makanan yang lain.

2. Meningkatkan Kualitas Suara Burung
Selain itu ulat hongkong terhitung dipercaya bisa menaikkan mutu suara (ocehan) dari burung-burung ocehan. Sehingga ulat hongkong memadai digemari oleh masyarakat umum dan para pengagum burung ocehan atau burung pemakan serangga lainnya.

3. Sebagai Pakan Ikan Hias
Ulat Hongkong adalah sejenis pakan alami yang bisa dijadikan makanan ikan, meskipun ulat hongkong biasa digunakan untuk makanan burung, tetapi bisa untuk makanan ikan dan kroto.ulat hongkong yang dimanfaatkan untuk pakan ikan hias, bisa berfungsi mencermelangkan kulit pada ikan hias.

Ulat hongkong memiliki persentase bermanfaat, maka tak heran kecuali memanfaatkan ulat hongkong sebagai pakan burung dan ikan pun sering dilakukan. Adapun persentase yang terdapat didalam ulat hongkong, antara lain: Jual Ulat Hongkong

Nutrisi
Protein kasar
Kadar abu
Kandungan ekstrak non nitrogen
Lemak kasar
Air

Pro dan Kontra Ulat Hongkong

Menyebabkan Kegemukan
Ulat hongkong bisa memicu kegemukan pada burung peliharaan. Mengapa?. Karena menurut banyak sumber dan penelitian ulat hongkong memiliki kandungan banyak lemak, hal ini pasti bakal memicu kegemukan dan bakal berdampak negatif bagi kesegaran burung.

Menimbulkan Beberapa Penyakit Lain
Penggunaan ulat hongkong sebagai pakan burung terhitung bisa menimbulakan {beberapa|sebagian|lebih dari satu} penyakit bagi burung peliharaan, seperti sakit mata dan terhitung pencernaan yang tidak cukup baik. Hal ini biasa disebabkan dikarenakan ulat hongkong yang diberikan sebagai pakan burung tidak berkualitas.

Bahaya Lain Ulat Hongkong
Ulat hongkong terhitung dipercaya bahwa dia tetap bisa hidup sepanjang {beberapa|sebagian|lebih dari satu} detik kecuali kepalanya tidak hancur (terkunyah) selagi dimakan oleh burung. Jika itu terjadi, maka tidak menutup kemungkinan bahwa ulat hongkong bakal mengigit atau menyebabkan kerusakan organ didalam pada burung atau organ pencernaan, hal ini pasti bakal tidak baik.

Demikian pembahasan tentang Ternak Ulat Hongkong. Cara beternak ulat hongkong di atas bisa membuahkan mengolah ulat hongkong untuk keperluan sendiri atau untuk dipasarkan. Semoga bermanfaat.

Penyakit Yang Menyerang Ulat Hongkong

Ciri-ciri dan langkah menanggulangi ulat yang sedang terkena penyakit :

Kulit ulat berwarna kuning kehitam-hitaman. Jangan terlampau banyak diberi makan daun-daunan dan jangan terlampau banyak diberi dedak.
Ulat mati berwarna merah. Jangan diberi pakan yang terlampau basah. Hal ini kudu segera diatasi dikarenakan penyakit ini menular dan menyerang bersama dengan cepat.
Ulat mati berwarna hitam. Hal ini berlangsung dikarenakan perlindungan makan bersama dengan langkah disebar. Kondisi ini biasanya berlangsung pada ulat dewasa yang berusia 1 sampai 3 bulan, oleh dikarenakan itu makanan yang diberikan sebaiknya bersama dengan langkah dikepal-kepal.

Hasil Produksi

Kapasitas mengolah bersama dengan induk ulat dewasa sebanyak 1 kg
Dari pembibitan 1 kg ulat dewasa umur 90 hari, bakal membuahkan kepompong sebanyak 900 gr secara bertahap didalam 10 kali pengambilan kepompong
Dari 900 gr kepompong bakal membuahkan 700 gr kumbang sehat yang siap bertelur
Dan dari 1 kg ulat bibit, bakal dihasilkan 33,1 kg ulat siap jual bersama dengan rincian :
33,1 kg tersebut bisa dicapai andaikan kematian kumbang hanya 1% dan makanan terjamin serta perkembangannya bagus

Makanan yang dibutuhkan untuk 1 kg induk sampai habis terjual adalah 50 kg ampas menyadari kering, dedak 5 kg
Ampas menyadari yang basah bakal menyusut setelah diperas, dari 25 kg jadi 15 kg kering bersama dengan persentase air 15%

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *